BKAD
Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
MAKASSAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan diskusi online melalui Ms. Teams, Kamis (6/8/2020). Dengan topik pembahasan, "Perkembangan Keuangan Daerah".
Kepala Badan Keuangan dan Aset (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Muhammad Rasyid menjadi narasumber online Focus Group Discussion (FGD) Bank Indonesia.
Didampingi oleh Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Daerah, Sakura, Kepala BKAD Sulsel mengikuti FGD ini di ruang kerjanya.
Dikatakan, bahwa diskusi online ini dalam rangka asesmen perkembangan ekonomi daerah terkini, terutama mengenai perkembangan keuangan daerah.
Kepala BKAD Sulsel, Drs. Muhammad Rasyid memaparkan realisasi pendapatan dan belanja APBD Provinsi Sulsel.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten/Kota se Sulsel berpengaruh pada alokasi pendapatan dan belanja, karena adanya refocusing anggaran.
Pemerintah Provinsi Sulsel, kata dia, telah melakukan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 500 Miliar. Refocusing anggaran itu terdiri dari penanganan kesehatan dan keselamatan; jaring pengaman sosial; dampak ekonomi, stimulus modal usaha UMKM, insentif pengurangan pajak dan pembebasan pajak, insentif perpanjangan waktu dana bergulir.